Sesuatu yang diulang-ulang akan dianggap benar

Aspek yang sangat penting pada psikologi kita, yang sangat berperan dalam cara kita memandang dunia.
Hal-hal yang terus DIKEMUKAKAN BERULANG-ULANG akan DIRASA BENAR.

Ini terjadi akibat mekanisme yang disebut "cognitive ease" (kemudahan pemahaman).
Cognitive ease mengukur seberapa keras otak anda bekerja. Dari tingkat mudah, seperti ketika scrolling facebook, sampai ketika anda mencoba ngitung 14x17 diluar kepala.

Hal-hal yang dianggap benar, umumnya lebih mudah dipahami. Misal api itu panas, bumi mengelilingi matahari, sapi kakinya 4, dll.
Bukan hanya hal-hal tersebut RASANYA BENAR, tapi juga RASANYA FAMILIAR.
TANPA USAHA, Dan RASANYA NYAMAN, semua ini akibat cognitive ease.

Masalah yang timbul disebabkan oleh cognitive ease ini BISA DIREKAYASA lewat berbagai cara. Salah satunya adalah dengan MENGULANG-ULANG stimulusnya.

Jadi, dengan pengulangan terus menerus bahkan KATA YANG TAK ADA ARTINYA pun rasanya familiar. Tapi di bidang FISIKA, dimana banyak jawaban yang KONTRA INTUITIF dan begitu banyak MISKONSEPSI YANG UMUM, sangat penting untuk bersikap lebih Skeptis.

Dan inilah DILEMA antara BELAJAR & BERFIKIR KRITIS.

Cognitive ease itu nyaman, tanpa usaha, tanpa berfikir, familiar, tapi juga bisa MENIPU ANDA. Hal itu bisa membuat sesuatu TAMPAK BENAR, padahal sebenarnya SALAH. Dan RASANYA SUDAH MEMPELAJARI, padahal TIDAK.

Di sisi lain, bersikap Skeptis dan Analistis memerlukan lebih banyak PERSIAPAN MENTAL. Lebih membingungkan dan rasanya tak begitu Nyaman. Tapi itu CARA TERBAIK untuk memisahkan antara FAKTA dan FIKSI.

Ajaran heliosentris dan bumi bola dipropagandakan berulang-ulang lewat berbagai media, teori yang belum terbukti pun DIRASA FAMILIAR dan lama-lama DIANGGAP FAKTA bagi mayoritas orang. Kecuali bagi yang berfikir serta mampu bersikap skeptis dan analistis.

Cerita ini bisa dibaca di : Sesuatu yang diulang-ulang akan dianggap benar

YOUR REACTION?