Wara" Menjauhkan perbuatan dari dosa

Secara harfiah wara’ memiliki arti saleh, menjauhkan diri dari perbuatan dosa. Menhindarkan diri untuk berbuat tindakan yang jelas ada larangan dan peringatan dalam perintah-Nya. Memiliki keputusan untuk memilah mana yang akan dijauhi dandidekatkan. Kata ini selanjutnya mengandung arti menjauhi hal-hal yang tidak baik.
Dlam pengertian sufi al wara’ adalah meninggalkan segala yang didalamnya terdapat keragu-raguan antara halal dan haram (Syubhat).
Hal yang tergolong syubhat terdapat pada makanan, minuman, pakaian. Apabila seseorang telah memakan makanan haram atau mendapatkan sesuatu dengan cara yang bathil sudah dapat diterka hati akan menjadi keras. Makanaahn yang haram dimakan manusia akan menyebabkan noda hitam pada hati yang lama-kelamaan hati menjadi keras. Hal ini sangat ditakuti oleh pra sufi yang senantiasa mengharap nur ilahi yang dipancarkan lewat hatinya yang besih.
Sudah barang tentu menjaga diri, dan berhati-hati menjadi tanggung jawab bersama. Terkadang godaan demi godaan muncul untuk mengalihkan perhatian untuk mencicipi barang haram.yang pada mulanya hanya kepikiran, dan kemudian ajakan merka yang menggiurkan dan membuat hati bahagia. Lalu apa pun rela dilakukan untuk mencapai puncaknya. Nah dari sini ujian seorang hamba akan terlihat seberapa mampu untuk tidak menyentuhnya.
Sangat sulit untuk melepas perbuatan buruk, dan apa yang telah masuk makanan dan minman haram akan membawa pelakunya ketagihan. Dan untu mengembalikanya butuh niatan yang benar-benar. Hindarilah segala sesuatu yang dapat menyebabkan kebencin mTuhan. Dan berhati-hatilah, Tuhan bisa saja murka atas perbuatan yang tidak ada tangung jawabnya.
Begitu pula dengan pakaian yang melekat pada tubuh masing-masing.perlu diperhatikan pakaian yang didapat dengan cara pa halal, atau haramkah?. Jikalau haram apalah artinya dikenakan hanya kan menambah dosa, penyesalan.
Menghindari suatu kegiatan- kegiatan yang tidak ada manfaatnya adalah pahala baginya. Telah diajarkan dan mampu jelas untuk membedakanya bukan. Kegiatan yang baik dilaksanakan seperti datang kemasjid dengan rsedekahmenjauhi terlambatnya waktu shalat, bersedekah kepada kaum fakir miskin, dengan menghindarkan sifat kikir. Menunaikan zakat dengan maksud membantu mensejahterakan masyarakat yang mebutuhkan, tidak tamak.

Sumber: pixabay

Cerita ini bisa dibaca di : Wara" Menjauhkan perbuatan dari dosa